Menu

Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana bagi Koordinator Lapangan Berlangsung Sukses

  • Selasa, 21 Mei 2024
  • 1066x Dilihat

Denpasar, 21 Mei 2024 – Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) bagi Koordinator Lapangan yang dilaksanakan oleh PMI Provinsi Bali di Hotel Grand Mirah Boutique, Jln. Kaliasem No.1, Denpasar, telah berakhir dengan sukses pada 21 Mei 2024. Pelatihan yang berlangsung selama enam hari ini, dari 16 hingga 21 Mei 2024, diikuti oleh berbagai peserta dari berbagai PMI Kabupaten/Kota di Bali, termasuk dua perwakilan dari PMI Kota Denpasar, yaitu I Putu Agus Mahendra dan I Wayan Krisyanto.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas para koordinator lapangan dalam menghadapi situasi darurat bencana. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, seperti Kepalangmerahan, Manajemen tanggap darurat bencana, Analisis stakeholder, Alur tanggap darurat bencana, Isu-isu lintas sektoral, Kepemimpinan, Manajemen stress, RenOps, Monev, dan Simulasi TDB.

Salah satu tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para peserta agar mereka siap dan tanggap dalam menghadapi berbagai situasi darurat bencana di lapangan. Dengan demikian, diharapkan mereka mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapat secara efektif di lapangan, mempercepat respon, dan meningkatkan koordinasi antar pihak terkait.

Setelah melalui serangkaian sesi pelatihan yang intensif dan simulasi yang realistis, sebanyak 25 peserta dinyatakan lulus sebagai peserta pelatihan MTDB Koordinator Lapangan. Mereka kini dibekali dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen darurat bencana dan siap untuk berperan aktif dalam penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

"Pelatihan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak wawasan baru tentang bagaimana mengelola situasi darurat dengan lebih baik," ujar I Putu Agus Mahendra, salah satu peserta dari PMI Kota Denpasar. "Kami berharap dapat menerapkan semua ilmu yang didapat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons bencana di Denpasar serta wilayah lain di Bali," tambahnya.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka peroleh, sehingga semakin siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.

Berita Terpopuler