Kegiatan Musyawarah Kerja Kota (MUKERKOT) PMI Kota Denpasar telah berlangsung di Gedung Wanita Santi Graha (28/01)
Pada kegiatan MUKER dihadiri oleh Walikota Denpasar, Pengurus PMI Provinsi Bali, Seluruh Staff Pengurus PMI Kota Denpasar dan Perwakilan dari KSR-TSR Seluruh Unit Perguruan Tinggi di Denpasar.
Dalam kegiatan hari ini, bahwasannya membahas beberapa hal terkait yaitu Evaluasi Program Kerja Tahun 2021 dan Perencanaan Program Kerja Tahun 2022.
Dari Ketua Panitia MUKEROT, Drs. I Made Widra MM menyampaikan, tujuan dari dilakukannya MUKER tahun ini adalah untuk melakukan evaluasi terkait Program Kerja tahun 2021. Dimana membahas terkait pertanggung jawaban dari program kerja yang sudah terlaksana serta pencapaiannya, membahas terkait program kerja yang belum bisa terlaksanakan dengan beberapa alasan yang menyebabkannya belum bisa terlaksana, serta membahas terkait Program Kerja Tahun 2022 dan menyepakati terkait Rancangan Perencanaan untuk Anggaran Tahun 2022.
Selain itu, disampaikan juga terkait Rencana Program Kerja Tahun 2022 yang merupakan proker lanjutan dari proker yang belum tercapai di tahun 2021. Dan program baru yang berkaitan dengan Pencegahan Pandemi Covid 19, membantu pemerintahan dalam melaksanakan kegiatan di bidang kemanusiaan. Terkait pencegahan Pandemi Covid-19 ini, PMI akan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait agar sinkron dan bersinergi dalam pencegahan Pandemi Covid-19.
Setelah dilaksanakannya MUKER tahun 2022, adapun beberapa pendapat mengenai MUKER 2022 ini.
Dari Bapak Asisten I Sekda Denpasar menyampaikan, bahwa setelah dilakukan MUKER ini beliau mengharapkan agar penanganan Covid-19 agar tetap dilakukan mengingat kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan terutama di Kota Denpasar. Selain itu, beliau juga berharap agar dalam kepengurusan PMI periode 2021-2026 dalam VISI-MISI PMI dan VISI-MISI Pemerintah Denpasar dapat bersinergi sehingga tugas-tugas dalam Penanganan Covid-19 ini dapat dilaksanakan dengan baik. Selain hal tersebut, beliau juga mengharapkan agar Kepengurusan PMI Periode 2021-2026 bersama-sama untuk bergerak dalam penanganan Covid-19. Tidak hanya dalam penanganan, beliau juga berharap agar mampu mensosialisasikannya juga. Karena dengan bekerja sama dan saling bersinergi kita akan mampu menangani Pandemi Covid-19 ini.
Selanjutnya dari Koordinator Forel PMI Kota Denpasar menyampaikan, dikarenakan ini pertama kalinya beliau mengikuti kegiatan MUKER, beliau sangat bangga dikarenakan bisa mewakili teman- teman relawan untuk menyampaikan beberapa usulan. Kemudian beliau berharap agar pembinaan relawannya lebih ditingkatkan lagi agar pada saat MUKER selanjutnya bisa menyampaikan terkait perkembangan relawan apakah sudah berkembang dan mungkin terkait suara-suara relawan lebih didengarkan lagi.
Terakhir dari Wakil Sekretaris PMI Kota Denpasar, I Putu Suta Wijaya mengungkapkan, menurut beliau MUKER tahun ini tidak banyak yang dibahas. Karena seperti yang sudah beliau sampaikan di pengantar diskusi tadi, bahwasannya MUKER tahun ini hanya akan membahas pertanggung jawaban di Triwulan keempat di tahun 2021. Karena triwulan satu, dua dan tiga sebelumnya sudah dipertanggung jawabkan dalam MUKERKOT. Pada saat evaluasi kegiatan tidak banyak yang dibahas karena sisa 3 bulan terakhir saja. Kemudian untuk perencanaan yang sudah direncanakan menurut beliau realistis saja, karena pendanaan yang kita miliki. Beliau rasa para waka dan staff sudah berdiskusi untuk perencanaan kegiatan selanjutnya. Untuk harapan selanjutnya mungkin lebih melibatkan relawan di setiap kegiatann, dikarenakan roh pada PMI ada di Relawan. Bukan hanya dalam pelaksanaan kegiatan saja, tetapi mulai dari perencanaan disetiap kegiatannya. Benar-benar bukan secara objek saja, tetapi benar-benar menjadi subjek secara utuh. Sesuai dengan siklus manajemen relawan.