Denpasar, 19 Juni 2023 - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar telah sukses menyelenggarakan Pelatihan Petugas Edukasi Pengurangan Risiko Bencana. Pelatihan ini merupakan bagian dari program kegiatan Bidang Penanggulangan Bencana. Acara ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 Juni 2023 di Gedung Shanti Graha, Kota Denpasar.
Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 18 peserta yang berasal dari KSR-PMI Unit Perguruan Tinggi se-Kota Denpasar. Mereka semua memiliki keinginan yang kuat untuk berkontribusi dalam upaya pengurangan risiko bencana dan tertarik mempelajari keterampilan baru dalam bidang ini.
Selama empat hari pelatihan intensif, para peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi petugas edukasi pengurangan risiko bencana yang efektif. Materi pelatihan meliputi pemahaman tentang Pengenalan SPAB, Pengantar kajian Risiko Bencana Partisipatif, Pemetaan Potensi Ancaman Bencana, Penyebab dan Dampak Bencana, Kesiapsiagaan Bencana dan Kesiapsiagaan Penyakit Menular/Endemi/Pandemi. Selain itu, para peserta juga mendapatkan praktik lapangan, di mana peserta diajarkan cara memadamkan api dengan menggunakan karung goni dan APAR.
Kepala Bidang Penangulangan Bencana, I Putu Agus Mahendra, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan pelatihan ini. "Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dan terlatih dalam menghadapi bencana di wilayah kami. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengurangan risiko bencana, kami berharap peserta pelatihan ini dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan melibatkan mereka dalam upaya penanggulangan bencana."
Peserta pelatihan juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada PMI Kota Denpasar atas kesempatan yang diberikan. Mereka berkomitmen untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh dalam kegiatan-kegiatan edukasi di masyarakat.
Dengan adanya pelatihan ini, PMI Kota Denpasar dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menjalankan program penanggulangan bencana. Selain itu, melalui peran petugas edukasi pengurangan risiko bencana yang terlatih, dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.